.: Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :.

Kampungku Kambang

OLEH :NURUL SHAFIRA BAHRI (KELAS IV)

EDITOR : NILAM PERMATA SARI, S.Si

Pada hari Sabtu, seperti biasanya setelah sarapan, dan membereskan tempat tidur, aku dan adiku bermain sepeda berkeliling komplek. Tiba-tiba mamaku memanggil kami pulang, kata beliau kita akan berlibur ke kampung halaman di Kambang, Pesisir Selatan.

Berlibur di Kambang, dirumah nenek sangat enak sekali. Sungainya bernama Batang Lengayang, airnya jernih dan deras. Aku senang sekali mandi-mandi disungai itu.

Batang Lengayang terletak di kaki Bukit Nyiur Gading, di bukit itu kita bisa memandang jauh sampai ke perbatasan Muaro Labuh.

Bila malam tiba, kami dihibur tukang rabab, yang menggesek biolanya sambil bersenandung berhiba-hiba.

Si Tukang Rabab bercerita tentang kisah cinta yang tidak sampai. Aku tidak sampai selesai mengikuti cerita tukang rabab itu, karena hari sudah larut malam, dan aku mengantuk sekali.

Hari Pasar di Kambang terdiri dari, Hari Kamis, Sabtu , dan Minggu. Dan nama pasar di kambang sesuai dengan nama harinya yaitu Balai Kamih, Balai Satu, dan Balai Akaik. Bila Hari Balai tiba, seluruh penduduk berduyun-duyun menuju pasar, dengan baju cerah berwarna-warni. Suatu pemandangan dan pengalaman yang menyenangkan di Kambang Kampungku.

~FIN~



1 komentar:

Idea Breaker mengatakan...

Nice story my dear, I take your story for myblog: smanlengayang.multiply.com, and thank for ibu Nilam Permata Sari, you are very talented teacher.

Best regard from Melbourne,

Hendri
PhD program in Electrical Engineering
School of Electrical and Computer Engineering
RMIT University-Melbourne Australia
Email:hendri.rmit@gmail.com
Mobile. +61430 1975 15